I. Ringkasan Pasar Hewan Peliharaan Korea Selatan: Jumlah kucing terus meningkat.
Dalam beberapa tahun terakhir, tingkat kepemilikan hewan peliharaan di Korea Selatan terus meningkat, terutama di kota-kota besar seperti Seoul dan Busan.Peningkatan jumlah rumah tangga satu orang dan konsumen muda telah mendorong pertumbuhan yang stabil dalam kepemilikan kucingDibandingkan dengan anjing, kucing lebih cocok untuk tinggal di apartemen, membuat kebutuhan sehari-hari seperti sampah kucing menjadi pembelian yang sangat sering dan penting.
Dalam keseluruhan pasar persediaan hewan peliharaan, sampah kucing dianggap sebagai kategori produk yang mendasar namun sangat diperlukan.menunjukkan ketahanan yang kuat terhadap siklus ekonomi.
II. Karakteristik Konsumsi Sampah Kucing di Korea Selatan: Penekanan pada Kualitas dan Pengalaman Pengguna
Konsumen Korea menunjukkan karakteristik yang berbeda ketika datang untuk memilih sampah kucing:
Pengendalian bau adalah prioritas utama: Karena ruang tinggal yang relatif kompak, konsumen sangat memperhatikan kemampuan pengendalian bau kotoran kucing.
Kurang berdebu dan mudah dibersihkan: Bagi pemilik kucing yang memprioritaskan kesehatan kucing dan kebersihan rumah, sampah kucing yang kurang berdebu lebih populer.
Kesadaran lingkungan dan keselamatan yang kuat: Produk yang terbuat dari bahan alami, bahan biodegradable, dan tanpa aditif kimia semakin diterima dari tahun ke tahun.
Oleh karena itu, di pasar Korea Selatan, ada permintaan stabil untuk berbagai jenis kotoran kucing, termasuk kotoran kucing bentonit, kotoran kucing tahu, dan kotoran kucing berbasis tumbuhan.Efektivitas biaya tinggi dan kualitas yang konsisten adalah faktor kunci yang mendorong pembelian berulang.
III. Peluang untuk sampah kucing impor di pasar Korea Selatan
Jumlah merek kotoran kucing domestik di Korea Selatan terbatas, dan pasar didominasi oleh produk impor, terutama dari China, Asia Tenggara, dan beberapa negara Eropa dan Amerika.Dibandingkan dengan produk Eropa dan Amerika yang lebih mahal, kotoran kucing buatan Cina memiliki keuntungan yang jelas dalam hal konsistensi kualitas, kapasitas pasokan, dan kontrol biaya.
Bagi pembeli Korea Selatan, kemampuan kerja sama jangka panjang, konsistensi produk, dan kemasan dan pelabelan yang sesuai dengan standar lokal adalah faktor penting dalam memilih pemasok.
IV. Tren Masa Depan: Peningkatan dari "konsumsi dasar" ke "spesialisasi fungsional"
Karena konsumsi hewan peliharaan di Korea Selatan secara bertahap meningkat, pasar sampah kucing juga menunjukkan tren perkembangan baru:
1.Fungsi diferensiasi (pengelompokan yang kuat, penyerapan air yang cepat, kontrol bau yang tahan lama, dll.)
2Berbagai pilihan kemasan tersedia untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan saluran distribusi yang berbeda.
3Persyaratan untuk kepatuhan dan keberlanjutan produk ekspor telah ditingkatkan lebih lanjut.
Ini berarti bahwa pemasok sampah kucing dengan sistem produksi yang matang, pengalaman ekspor, dan portofolio produk yang beragam akan memiliki peluang pertumbuhan yang lebih besar di pasar Korea Selatan.
Secara keseluruhan, pasar kotoran kucing Korea Selatan ditandai dengan permintaan yang stabil, perilaku konsumen yang matang, dan ketergantungan yang tinggi pada impor,Membuatnya salah satu pasar luar negeri yang layak dibudidayakan dalam jangka panjangUntuk perusahaan yang mengkhususkan diri dalam ekspor bahan konsumsi hewan peliharaan seperti sampah kucing, memahami kualitas produk dan tren pasar akan membantu membangun hubungan kerja sama jangka panjang dan stabil.